Introduce Your Self

Hello para jagoan bahasa inggris, bertemu lagi dengan kami di sini. Pada kesempatan kali ini kami akan membahas tentang materi introducing oneself and other. Bagi kalian yang baru beranjak masuk kekelas 7 SMP tentunya bertemu dengan teman-teman baru di sekolah, dan tidak mengenal mereka. Apa yang biasanya kita lakukan jika menemui orang yang belum pernah kita kenal sebelumnya? Apa yang  harusnya kita ucapkan jika ingin berkenalan dengan orang-orang yang baru di lingkungan kita? Nah berikut ini ada contoh dari ungkapan-ungkapan perkenalan diri dalam bahasa inggris untuk teman-teman yang sedang berada di bangku kelas 7 SMP.

Introducing Oneself

My name is Chika (Nama saya Chika)

My full name is Chika Andini (Nama lengkap saya Chika Andini)

My nick name is Chika (Nama panggilan saya adalah Chika)

Hi, I am Chika (Hai, saya Chika)

Hello, my name is Chika (Halo, nama saya Chika)

Good morning. My name is Chika (Selamat pagi. Nama saya Chika)

May I introduce myself? My name is Chika (Bolehkah saya memperkenalkan diri? Nama saya Chika)

Let me introduce myself. My name is Chika. (Ijinkan saya memperkenalkan diri. Nama saya Chika)

First of all, I would like to introduce myself. My name is Chika (Sebelumnya, saya ingin memperkenalkan diri dulu. Nama saya Chika)

How do you do? My name is Chika (How do you do?. Nama saya Chika)


Responses

  • Hi, I’m Andika. Glad to meet you. (Hai, saya Andika. Senang bertemu dengan anda)
  • Hello, My name is Andika Pleased to meet you (Halo, nama saya Andika. Senang bertemu dengan anda)
  • Good morning. I am Andika How do you do?. (Selamat pagi. Nama saya Andika. How do you do?)
  • How do you do? My name is Andika. Nice to meet you (How do you do?. Nama saya Andika. Senang bertemu dengan anda)


Introducing Others

  • Do you know Chika? (Apakah anda tahu Chika?)
  • Have you met Chika? (Pernahkah anda bertemu Chika?)
  • This is a friend of mine, Andika. (Ini teman saya, Andika)
  • Chika, this is Andika, my friend. (Chika, ini Andika, teman saya)
  • May I introduce my friendi? (Bolehkan saya memperkenalkan teman saya?)
  • Please allow me to introduce our new Administration Manager. (Ijinkan saya untuk memperkenalkan manajer administrasi kita yang baru)
  • Let me introduce you to Mrs. Lina our new Marketing Manager.  Mrs. Lina. this is Mr. Lutfi from Java Plantation Company. (Ijinkan saya untuk memperkenalkan anda kepada Ibu Lina, Manajer Marketing baru kita. Ibu Lina, Ini adalah Bapak Lutfi dari perusahaan Java Plantation).


Responses

  • No, I don’t think so. (Sepertinya tidak)
  • No, I haven’t. (Tidak, aku belum pernah)
  • Hi, glad to meet you. I am Andika. (Hai, senang bertemu dengan anda. Saya Andika)
  • Hello, Okki. Pleased to meet you. (Halo Andika. Senang bertemu denganmu)
  • I am glad to know you (Saya senang bisa mengenal anda)
  • It is nice to see you. (Senang bisa melihat anda)
  • How do you do? (Ungkapan saat baru bertemu pertama kalinya)
  • How do you do? It is very nice to meet you. (How do you do? senang sekali bisa bertemu dengan anda) 

Contoh Teks Introducing Oneself

Good morning all, allow me to introduce myself in. My name is Ruby Anindita. I was born in Padang on 30 November 2009. Now I live in Bandung. Right now I stayed at my uncle’s house. Now allow me to introduce myself further. I like things that smell of adventurous, and small things like reading, watching, and spent my free time by doing nothing. Okay now about me and my family,  I am the second child in my family. I have a little sister, and she is kindergarten student. My father is a Teacher of English which is  named Dodi Sudirman. While my mother is a housewife.I love my family more than anything. Well that’s my introduction this time. Pleased to meet you.

(Selamat pagi semua, izinkan saya untuk memperkenalkan diri di. Nama saya Ruby Anindita. Saya lahir di Padang pada tanggal 30 November 2009. Sekarang saya tinggal di Bandung. Saat ini aku tinggal di rumah pamanku. Sekarang izinkan saya untuk memperkenalkan diri lebih lanjut. Saya suka hal-hal yang berbau petualangan, dan hal-hal kecil seperti membaca, menonton, dan menghabiskan waktu luang saya tanpa melakukan apa-apa. Oke sekarang tentang saya dan keluarga saya, saya anak kedua dalam keluarga saya. Aku punya adik, dan dia siswa TK. Ayah saya adalah Guru bahasa Inggris yang bernama Dodi Sudirman. Sementara ibu saya adalah ibu rumah tangga. Saya mencintai keluarga saya lebih dari apa pun. Nah itulah pengenalan diri saya kali ini. Senang bertemu denganmu.)

Contoh Dialog Introducing Oneself
Gilang : Excuse me. I don’t think we have met, I’m Gilang. (Permisi, sepertinya kita belum pernah bertemu, saya Gilang)
Nando : Hello. I’m Nando. I am your new neighbor. (Halo, Saya Nanda. Saya tetangga barumu)
Gilang : Oh really?. You move to the house next to me, aren’t you? (Oh benarkah? Kamu pindah ke rumah disebelah saya kan?)
Nando : Yes it is. Please come to my house this afternoon. I baked some cookies. (Iya. Tolong datang sore ini ke rumah saya. Saya sudah memanggang kue kering)
Gilang : Sure! Thanks. Nice to know you Nando. (Tentu saja! Terima Kasih. Senang bisa mengenalmu Nando)
Nando : Nice to know you too Gilang. (Senang bisa mengenalmu juga Gilang)

Contoh Dialog Introducing Others
Silvia : That’s Deri. Do you know him? (Itu Deri. Apakah kamu mengenalnya?)
Pipit : No, I don’t. (Tidak, aku tidak mengenalnya)
Silvia : Hello, Deri. How are you? (Halo Deri. Apa kabar?)
Deri : Hello, Silvia. I’m fine thanks. (Hai Silvia, aku baik baik saja terima kasih)
Silvia : Deri, this is a friend of mine, Pipit Nurlaila. (Deri ini temanku, Pipit Nurlaila)
Deri : Hello Pipit. Pleased to meet you. (Halo Pipit, senang bertemu denganmu)
Pipit : Hi Deri, Pleased to meet you too. (Hai Deri, senang bertemu denganmu juga)


Oke guys, Cukup sampai disini saja materi introducing oneself and others kali ini. Semoga dapat menambah wawasan kalian dalam belajar dan dapat membantu ibu/bapak guru sekalian dalam mengajar. Jika kalian menyukai artikel ini, silahkan share dan berikan komentar kepada kami agar kami lebih semangat dalam menulis konten yang lebih baik lagi. Thank you for reading and have a nice day!

Tips Faham 16 Tenses

Apakah kamu bingung dengan Tata Bahasa Bahasa Inggris (English Grammar), terutama dengan Tenses Bahasa Inggris (English Tenses)???

Bagi kita yang bukan penutur asli Bahasa Inggris, memang ke-16 tenses Bahasa Inggris dapat menjadi hal yang sulit untuk dipahami. Ada banyak peraturan dan juga pengecualian dalam tenses Bahasa Inggris. Namun, bukan berarti kita tak dapat menguasainya! Berikut adalah rangkuman dari ke-16 Tenses Bahasa Inggris dan tips belajar bahasa inggris untuk menguasainya.

tenses1

 Simple Present Tense

Rumus Subject + Verb 1 (present form)
Kata Sinyal always, every, never, normally, often, sometimes, usually, seldom
Kalimat Positif He always works very hard in the company
Kalimat Negatif He does not work very hard in the company.
Kalimat Tanya Does he work very hard in the company?
Yes, he does. / No, he does not.

Simple present tense adalah bentuk tense yang paling umum digunakan. Bentuk ini biasanya digunakan untuk menunjukan fakta, kebiasaan, dan kejadian yang terjadi pada saat ini.

tenses2

 Present Continuous Tense

Rumus Subject + am/is/are + Verb -ing (continuous form)
Kata Sinyal at the moment, just now, now, right now, Listen!, Look!
Kalimat Positif Look! He is talking with his classmates.
Kalimat Negatif He is not playing computer games now.
Kalimat Tanya Is he playing computer games at the moment?
Yes, he is. / No, he is not.

Present continuous tense biasanya digunakan untuk membicarakan aksi yang sedang berlangsung saat pembicaraan sedang berlangsung atau bisa juga digunakan untuk rencana di masa depan.

tenses1

 Present Perfect Tense

Rumus Subject + has/have+ Verb III (past participle form)
Kata Sinyal already, ever, just, never, not yet, so far, till now, up to now
Kalimat Positif He has already finished his homework.
Kalimat Negatif He has not been to Australia so far.
Kalimat Tanya Has he completed the arrangement for the coming event up to now?
Yes, he has. / No, he has not.

Present perfect tense menekankan pada hasil. Tense ini menunjukkan aksi yang masih sedang berlangsung atau baru saja selesai.

tenses2

 Present Perfect Continuous Tense

Rumus Subject + HAS/HAVE + BEEN + Verb -ing (continuous form)
Kata Sinyal for the past 5 years, how long …?, the whole week, since xxxx
Kalimat Positif He has been working here since 1996.
Kalimat Negatif He has not been speaking for the last 3 hours.
Kalimat Tanya Has he been playing the computer game all day?
Yes, he has. / No, he has not.

Present perfect continuous tense digunakan untuk  mengungkapkan aksi yang telah selesai pada suatu titik dimasa lampau atau aksi telah dimulai di masa lalu dan terus berlanjut sampai sekarang. Biasanya aksi tersebut ada durasi waktu tertentu dan ada relevansinya dengan kondisi sekarang.

tenses1

 Simple Past Tense

Rumus Subject + Verb II (past form)
Kata Sinyal yesterday, 2 minutes ago, in 1996, last Thursday, this morning
Kalimat Positif Last year, he always worked until night.
Kalimat Negatif He did not go to school this morning.
Kalimat Tanya Did he pay the bill yesterday? Yes, he did. / No, he did not.

Simple past tense digunakan untuk mengungkapkan suatu kejadian yang terjadi di masa lampau.

tenses2

 Past Continuous Tense

Rumus Subject + WAS/WERE + Verb -ing (continuous form)
Kata Sinyal when, while, as long as, at this time yesterday
Kalimat Positif He was speaking when I entered in room.
Kalimat Negatif He was not doing his homework at this time yesterday.
Kalimat Tanya Was he writing the letter to his parents when I was out last Tuesday?
Yes, he was. / No, he was not.

Past continuous tense digunakan untuk mengungkapkan bahwa suatu aksi sedang terjadi pada waktu tertentu di masa lampau. Biasanya ada dua kejadian di masa lampau dan satu kejadian menginterupsi kejadian yang lain.Kejadian yang sedang diinterupsi tersebut yang menggunakan past continuous tense.

tenses1

 Past Perfect Tense

Rumus Subject + HAD + Verb III (past participle form)
Kata Sinyal before yesterday, till three days ago, already, until that day
Kalimat Positif He had finished his designs before he went to work yesterday.
Kalimat Negatif He had not been a high school student until last year.
Kalimat Tanya Had he entered the company before he achieved his master degree in 1990?
Yes, he had. / No, he had not.

Past perfect tense digunakan untuk menunjukkan sebuah kejadian yang terjadi sebelum waktu tertentu di masa lampau dan lebih menekankan pada fakta daripada durasi.

tenses2

 Past Perfect Continuous Tense 

Rumus Subject + HAD + BEEN + Verb -ing (continuous form)
Kata Sinyal for, since, the whole day, all day
Kalimat Positif He said that he had been working here for ten years.
Kalimat Negatif He was told that his teacher had been waiting for him since 2 p.m yesterday.
Kalimat Tanya Had he been speaking for the whole class before I entered?
Yes, he had. / No, he had not.

Past perfect continuous tense hampir serupa dengan past perfect tense. Digunakan untuk mengungkapkan suatu aksi yang terjadi di masa lalu dan telah selesai pada suatu titik waktu tertentu di masa lalu, tapi tense ini menekankan pada durasi kejadiannya.

tenses1

 Simple Future Tense

Rumus Subject + “WILL/ BE GOING TO” + Verb (present form)
Kata Sinyal in a year, next …, tomorrow, next week, five days later
Kalimat Positif He is going to be journalist after he graduate next year.
Kalimat Negatif He will not play computer games anymore because he understand how harmful they are.
Kalimat Tanya Will he go to the cinema tomorrow with us?
Yes, he will. / No, he will not.

Simple Future tense mengindikasikan suatu aksi di masa yang akan datang dan tidak dapat dipengaruhi. Dapat juga digunakan untuk pembuatan keputusan di masa depan yang spontan atau asumsi yang berhubungan dengan masa yang akan datang. “Will” dan “be going to” merupakan 2 indikator umum pada tenses ini.

tenses2

 Future Continuous Tense

Rumus Subject + “WILL/BE GOING TO” + “BE” + Verb (continuous form)
Kata Sinyal tomorrow morning, in one year
Kalimat Positif He will be delivering the speech to undergraduates at 3 p.m tomorrow afternoon.
Kalimat Negatif He will not be doing the task in the office this afternoon because he is sick.
Kalimat Tanya Will he be playing football next morning in the playground? Yes, he will./     No, he will not.

Future continuous tense menunjukkan aksi yang terjadi pada waktu tertentu di masa yang akan datang dan aksi yang pasti akan terjadi dalam waktu dekat.

tenses1

 Future Perfect Tense

Rumus Subject + “WILL HAVE” + Verb III (past participle form)
Kata Sinyal by next Monday, in a week
Kalimat Positif He will have finished the task by next Monday.
Kalimat Negatif He will not have finished the given task by tomorrow evening.
Kalimat Tanya Will he have finished the task in a week? Yes, he will./    No, he will not.

Future perfect tense menekankan pada aksi yang sudah berakhir pada waktu tertentu di masa yang akan datang.

tenses2

 Future Perfect Continuous Tense

Hampir sama dengan semua jenis perfect continuous tense, future perfect continuous tense  merupakan serangkaian aksi yang terjadi  sebelum waktu tertentu di masa yang akan datang.

Rumus Subject + “WILL HAVE BEEN” + Verb-ing (continuous form)
Kata Sinyal for the last couple of hours, all day long
Kalimat Positif He will have been taking charge of the team for the next hour.
Kalimat Negatif He will not have been doing the task for the last couple of hours.
Kalimat Tanya Will he have been doing the research all day long? Yes, he will./    No, he will not.
tenses1


 Past Future Tense

Rumus Subject + WOULD + Verb (present form) Subject + WAS/WERE + GOING TO + Verb (Present Form)
Kata Sinyal
Kalimat Positif He said that he would leave in three days.
Kalimat Negatif He did not promise that he would buy you a new computer.
Kalimat Tanya Did you tell him when I would arrive? Yes, I did. /    No, I did not.

Past future tense pada dasarnya digunakan dalam kalimat yang tidak langsung, dimana terdapat perubahan bentuk untuk menyesuaikan dengan rangkaian peristiwa yang ada.

tenses2

 Past Future Continuous Tense

Rumus Subject + “SHOULD/WOULD BE” + Verb-ing (continuous form)
Kata Sinyal
Kalimat Positif I made a promise that I would be doing my homework all day long tomorrow.
Kalimat Negatif I did not tell anyone that I would be giving a speech to undergraduates for the next whole morning.
Kalimat Tanya Did you say that you would be working hard in the next week? Yes, I did / No, I did not.

Past future continuous tense menekankan pada serangkaian atau durasi sebuah aksi terjadi.   Sebagai tambahan, ini juga biasanya digunakan pada kalimat tidak langsung.

tenses1


 Past Future Perfect Tense

Rumus Subject + SHOULD/WOULD HAVE  + Verb III (past participle form)
Kata Sinyal
Kalimat Positif He told the students that they should have finished the homework this morning.
Kalimat Negatif He said that he would not have made such a mistake if he had taken my advice.
Kalimat Tanya Did you say that you would have been a doctor in three years?
Yes, I did / No, I did not.

Terdapat 3 waktu dalam past future perfect yang terjadi di masa lalu. Menunjuk pada waktu yang akan datang, waktu tertentu di masa lalu, tetapi aksi yang terjadi harus sudah selesai sebelum waktu yang akan datang. Dan biasanya digunakan pada kalimat tidak langsung.

tenses2

 Past Future Perfect Continuous Tense

Rumus Subject + WOULD HAVE BEEN + Verb -ing (continuous form)
Kata Sinyal
Kalimat Positif I heard that you should have been teaching here for ten years by this July.
Kalimat Negatif I did not know that he would have been working for the past three hours by that time.
Kalimat Tanya Would he have been explaining to the workers if he had made the information clear?
Yes, he would / No, he would not.

Past future perfect continuous tense merupakan bentuk tense yang cukup sulit. Namun, kamu dapat mempelajarinya dari past future perfect tense. Bedanya, past future perfect tense menekankan pada durasi waktu yang sudah berlalu dan hasil.

Sekarang kamu mengerti 16 tenses dalam bahasa Inggris? Teruslah berlatih agar kamu semakin mahir memahami keenambelas tenses ini.

Introduce Yourself (Example Post)

This is an example post, originally published as part of Blogging University. Enroll in one of our ten programs, and start your blog right.

You’re going to publish a post today. Don’t worry about how your blog looks. Don’t worry if you haven’t given it a name yet, or you’re feeling overwhelmed. Just click the “New Post” button, and tell us why you’re here.

Why do this?

  • Because it gives new readers context. What are you about? Why should they read your blog?
  • Because it will help you focus you own ideas about your blog and what you’d like to do with it.

The post can be short or long, a personal intro to your life or a bloggy mission statement, a manifesto for the future or a simple outline of your the types of things you hope to publish.

To help you get started, here are a few questions:

  • Why are you blogging publicly, rather than keeping a personal journal?
  • What topics do you think you’ll write about?
  • Who would you love to connect with via your blog?
  • If you blog successfully throughout the next year, what would you hope to have accomplished?

You’re not locked into any of this; one of the wonderful things about blogs is how they constantly evolve as we learn, grow, and interact with one another — but it’s good to know where and why you started, and articulating your goals may just give you a few other post ideas.

Can’t think how to get started? Just write the first thing that pops into your head. Anne Lamott, author of a book on writing we love, says that you need to give yourself permission to write a “crappy first draft”. Anne makes a great point — just start writing, and worry about editing it later.

When you’re ready to publish, give your post three to five tags that describe your blog’s focus — writing, photography, fiction, parenting, food, cars, movies, sports, whatever. These tags will help others who care about your topics find you in the Reader. Make sure one of the tags is “zerotohero,” so other new bloggers can find you, too.